• Pemrograman Prosedural (Pascal, C, Basic)
Algoritma pada pemrograman procedural berisi langkah-langkah atau tahapan
kegiatan tentang penyelesaian suatu masalah dimana program dipecah menjadi
beberapa modul yang diistilahkan dengan modular (procedural). Program dibedakan
antara bagian data dan bagian instruksi. Bagian instruksi akan dilaksanakan
secara berurutan oleh pemrosesan, beberapa instruksi menentukan instruksi
berikutnya yang akan dieksekusi (percabangan kondisional). Kemudian, data yang
disimpan dalam memori dimanipulasi secara berurutan (procedural). Konsep
pemrogramannya yaitu flow programming yang dieksekusi mulai baris awal perintah
sampai baris akhir. Pada konsep ini, antara data (varibel, konstanta, dll) dan
metode (fungsi dan prosedur) akan dipandang secara terpisah.
• Pemrograman Berorientasi Objek
-Object Oriented Programming- (Java)
Obyek (object) yang dimaksud dalam Object Oriented Programming (OOP) yaitu
kumpulan elemen-elemen dalam suatu program dan hubungan yang terjadi antar
elemen tersebut. OOP merupakan perkembangan dari paradigma pemrograman
procedural yang dibuat untuk mengatasi kesulitan yang ada pada pemrograman
procedural.
OOP merupakan paradigma yang berbeda dengan pemrograman prosedural. Pada
pemrograman prosedural, data (variabel, konstanta, dll), metode (prosedur dan
fungsi) dan hubungan satu dengan lainnya dipandang secara terpisah, sedangkan
pada OOP elemen-elemen serta hubungannya dikemas atau dikelompokkan dalam suatu
modul yang dinamakan kelas (class). Kelas inilah yang digunakan untuk membangun
atau membentuk obyek.
Dalam OOP juga terdapat langkah-langkah dalam penyelesaian masalah, diantarnya
yaitu:
- Langkah pengkombinasian data dan berbagai metode yang berhubungan dengannya.
Hasil kombinasinya disebut sebagai obyek (object) yang merupakan tipe data
baru.
- Membentuk obyek baru yang memiliki sifat sama atau mirip dengan obyek yang
sudah ada sebelumnya (pewarisan). Obyek turunan juga dapat membetuk obyek
turunan lagi dan seterusnya, dimana setiap perubahan pada obyek induk, juga
akan mengubah obyek turunannya.
- Object yang berbeda memberikan tanggapan/respon terhadap pesan yang sama
sesuai dengan sifat masing-masing obyek.
Jika diambil sebuah kasus untuk merepresentasikan sebuah objek (misalnya
tabung) dalam pemrogaman procedural dan oop, maka dalam pemrograman procedural
akan mendeklarasikan beberapa variabel untuk menggambarkan objek (tabung)
tersebut. Semua bagian tabung tersebut akan direpresentasikan ke dalam
variabel-variabel terpisah seperti: tinggi, jari-jari, warna, konstanta phi,
begitu juga untuk fungsi dan atau prosedur. Namun pada OOP, data-data dimaksud
yang disebut dengan atribut dan fungsi atau prosedur yang disebut metode (method)
dikemas dalam satu tipe baru yang disebut dengan kelas (class). Dari class
inilah nantinya diciptakan obyek-obyek.
Sumber :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar